Penjelasan Kurikulum.

A. Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan ruang kebebasan belajar, berbasis pada minat dan perkembangan anak. Di Little One Preschool, pendekatan ini diintegrasikan secara kontekstual melalui pembelajaran inkuiri dan berbasis proyek.

• Fokus pada Perkembangan Holistik
  • Menyentuh aspek kognitif, motorik, sosial-emosional, dan spiritual.
  • Membentuk anak yang seimbang secara utuh, bukan hanya secara akademik.
• Pendekatan Bermain dan Eksploratif
  • Belajar melalui bermain, eksperimen, dan eksplorasi.
  • Tidak menekankan hafalan, tetapi pengalaman bermakna.
• Proyek Tematik & Kontekstual
  • Anak-anak mengerjakan proyek nyata yang sesuai kehidupan mereka.
  • Contoh: menyiram tanaman, mendaur ulang, simulasi profesi.
• Fleksibel dan Menghargai Keunikan Anak
  • Guru menyesuaikan pendekatan berdasarkan karakter anak.
  • Anak tidak dibandingkan, tapi dibimbing secara personal.
• Kolaborasi dengan Orang Tua
  • Kegiatan rumah dan proyek melibatkan keluarga.
  • Orang tua menjadi mitra aktif dalam pendidikan anak.
• Menanamkan Profil Pelajar Pancasila Sejak Dini
  • Membangun karakter: iman, kemandirian, nalar kritis, gotong royong, dan kebinekaan.
  • Menjadi pondasi bagi anak untuk menjadi manusia utuh.
• Guru sebagai Fasilitator
  • Guru mendampingi dan mengarahkan, bukan mendikte.
  • Anak belajar aktif, reflektif, dan bertumbuh secara alami.

Kurikulum Merdeka di Little One Preschool menjadi fondasi awal bagi anak-anak untuk menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan peduli lingkungan dengan cara belajar yang menyenangkan dan bermakna.

B. Adopsi Kurikulum IB

Inquiry-Based Learning (IBL) atau pembelajaran berbasis inkuiri adalah pendekatan yang berpusat pada anak, di mana anak belajar melalui pertanyaan, eksplorasi, dan refleksi. Pendekatan ini diadopsi dari filosofi kurikulum IB (International Baccalaureate) yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan pembentukan karakter global.

• Mendorong Rasa Ingin Tahu Alami Anak
  • Anak belajar bertanya dan menemukan sendiri jawabannya.
  • Menumbuhkan minat belajar yang datang dari dalam diri.
• Melatih Berpikir Kritis dan Analitis
  • Anak diajak membandingkan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi.
  • Membentuk anak yang tidak mudah percaya begitu saja, tetapi berpikir logis dan bijak.
• Belajar Melalui Proses, Bukan Hanya Hasil
  • Anak diajak menikmati proses eksplorasi dan percobaan.
  • Tidak takut gagal karena kegagalan dilihat sebagai bagian dari belajar.
• Mengembangkan Kemandirian dan Tanggung Jawab
  • Anak belajar membuat keputusan, merencanakan, dan mengambil peran aktif dalam belajar.
  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri.
• Memperkuat Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi
  • Anak dilatih untuk mengungkapkan pendapat, mendengarkan, dan berdiskusi dengan teman.
  • Menumbuhkan empati dan kemampuan kerja tim.
• Kontekstual dan Relevan dengan Kehidupan Sehari-hari
  • Topik belajar diambil dari dunia nyata dan dekat dengan pengalaman anak.
  • Membantu anak memahami hubungan antara ilmu dan kehidupan.

Dengan pendekatan Inquiry-Based Learning, Little One Preschool membantu anak menjadi pembelajar sejati: ingin tahu, kritis, mandiri, dan peduli terhadap dunia sekitar. Ini menjadi pondasi kuat untuk pendidikan jangka panjang mereka.

C. Adopsi Pendekatan Problem Based Learning

Problem-Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah adalah pendekatan yang menempatkan anak pada situasi nyata atau simulasi masalah, lalu mengajak mereka berpikir dan bekerja sama untuk mencari solusi. Pendekatan ini diadopsi dari prinsip kurikulum Cambridge, yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi, kolaborasi, dan pemecahan masalah nyata sejak usia dini.

• Mengasah Keterampilan Memecahkan Masalah Sejak Dini
  • Anak diajak menemukan solusi dari permasalahan sederhana yang mereka alami.
  • Membangun mindset solutif dan resilien (tidak mudah menyerah).
• Mengintegrasikan Berbagai Bidang Ilmu
  • Dalam satu proyek, anak dapat belajar sains, matematika, komunikasi, dan seni sekaligus.
  • Belajar menjadi bermakna dan tidak terpisah-pisah.
• Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab Sosial
  • Masalah yang diangkat biasanya relevan dengan kehidupan sosial (kebersihan, lingkungan, empati).
  • Anak terbiasa berpikir bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sekitar.
• Meningkatkan Kolaborasi dan Kepemimpinan
  • Anak bekerja dalam kelompok, berdiskusi, dan berbagi tugas.
  • Menumbuhkan kemampuan kerja tim dan memimpin secara alami.
• Merangsang Berpikir Kreatif dan Inovatif
  • Tidak ada satu solusi benar; anak diajak berpikir out-of-the-box.
  • Kreativitas diasah melalui percobaan, diskusi, dan presentasi.
• Membiasakan Proses Refleksi dan Evaluasi
  • Setelah menyelesaikan masalah, anak diajak mengevaluasi proses dan hasil.
  • Membentuk anak yang reflektif dan siap belajar dari pengalaman.

Dengan pendekatan Problem-Based Learning, Little One Preschool membantu anak menjadi pemikir yang kritis, berani menghadapi tantangan, dan mampu bekerja sama menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata.

Usia/kelompok kelas (TK A & TK B).

Program Kelas Playgroup (PG)

Anak Usia 3-4 tahun
(Paling lambat sudah 3 tahun di 1 Juli tahun berjalan)

Program Kelas Kindergarten 1 (KG 1)

Anak Usia 4 – 5 tahun
(Paling lambat sudah 4 tahun di 1 Juli tahun berjalan)

Program Kelas Kindergarten 2 (KG 2)

Anak Usia 5 – 6 tahun
(Paling lambat sudah 5 tahun di 1 Juli tahun berjalan)

Kegiatan rutin (circle time, kegiatan belajar, olahraga, membaca, bermain).

Circle Time – Foto

Anak-anak berkumpul bersama guru dalam suasana hangat untuk menyapa, bernyanyi, berdoa bersama, atau berbagi cerita. Kegiatan ini membantu melatih keterampilan sosial, komunikasi, dan membangun rasa kebersamaan.

Kegiatan Belajar – Foto

Pembelajaran dirancang menyenangkan sesuai usia anak, melalui aktivitas menarik, eksplorasi, seni, dan sains sederhana. Tujuannya menumbuhkan rasa ingin tahu dan dasar keterampilan akademik.

Olahraga – Foto

Anak-anak diajak bergerak aktif melalui senam, permainan motorik, atau kegiatan lainnya yang menarik. Hal ini penting untuk perkembangan fisik, koordinasi, serta membangun gaya hidup sehat.

Membaca – Foto

Anak diperkenalkan pada buku cerita, gambar, dan huruf melalui kegiatan membaca bersama di perpustakaan atau di pojok baca. Membantu menumbuhkan minat literasi sejak dini sekaligus memperluas imajinasi.

Bermain – Foto

Waktu bermain bebas maupun terarah diberikan agar anak bisa berkreasi, bersosialisasi, serta belajar menyelesaikan masalah sederhana. Bermain adalah sarana belajar alami bagi anak usia dini.

Kegiatan khusus (field trip, perayaan hari besar, events, etc.).

Field Trip

Anak-anak diajak mengunjungi tempat edukatif (kebun binatang, museum, pasar, taman, dll.) untuk belajar langsung dari pengalaman nyata, memperluas wawasan, dan melatih keberanian.

Perayaan Hari Besar

Sekolah mengadakan perayaan hari besar nasional maupun internasional (Hari Kemerdekaan, Natal, Idul Fitri, Imlek, Hari Kartini, dll.) untuk menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan budaya.

Events Sekolah

Termasuk pentas seni, perlombaan, atau kegiatan lainnya (family gathering, parenting day, etc.). Event ini memberi kesempatan anak tampil percaya diri serta mempererat hubungan sekolah dengan orang tua.

Kegiatan Sosial (opsional tambahan)

Anak-anak diajak belajar berbagi, misalnya dengan mengunjungi panti asuhan atau mengadakan aksi kecil peduli lingkungan.

Program Pilihan (Ekstrakurikuler, Daycare, etc.)

Ekstrakurikuler – Foto

Program tambahan di luar kegiatan rutin, seperti music, dance, craft, sports, baca tulis hitung (calistung), Bahasa Mandarin, Mengaji, dll. Kegiatan ini memberi kesempatan anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya sejak dini.

Daycare – Foto

Layanan penitipan anak yang aman dan nyaman, tersedia sebelum dan/atau setelah jam belajar. Daycare membantu orang tua yang memiliki kesibukan, sekaligus memberikan anak ruang bermain, belajar, dan beristirahat dengan pengawasan penuh.

Anak yang terdaftar di Little One Preschool dan mengambil opsi tambahan daycare akan mendapatkan:

Waktu Masuk yang Fleksibel
Anak dapat masuk daycare sebelum atau setelah jam sekolah tanpa dikenakan biaya tambahan.

Tetap Masuk Saat Libur Sekolah
Anak tetap dapat mengikuti daycare selama masa libur sekolah tanpa biaya tambahan.

Fasilitas Harian Lengkap
Anak mendapatkan 1 kali makan siang, 1 kali snack, serta fasilitas mandi sore setiap hari.

cta-shape-1
cta-shape-2

Cara mendaftarkan anak anda di sekolah kami?

Visit Now
cta-1
All in
One
cta-2